Di Turki ada mangala, di Indonesia ada congklak atau dakon. Keduanya termasuk keluarga permainan mancala, yaitu permainan memindahkan biji dari lubang ke lubang yang dimainkan di banyak negara di Afrika, Asia, dan Timur Tengah.
01Keluarga mancala
Mancala adalah sebutan umum untuk permainan papan berlubang yang dimainkan dengan biji, kerang, atau kerikil. Pemain mengambil biji dari satu lubang dan menyebarkannya satu per satu ke lubang berikutnya.
Aturan detail berbeda di setiap daerah, tetapi prinsip dasarnya serupa.
02Mangala dari Turki
Mangala dimainkan di papan dengan dua baris lubang kecil dan dua lubang besar sebagai lumbung. Permainan ini kembali dipopulerkan di sekolah-sekolah sebagai permainan yang melatih berhitung dan strategi.
Tujuannya adalah mengumpulkan biji sebanyak mungkin di lumbung sendiri.
03Congklak dari Nusantara
Congklak biasanya dimainkan dengan papan kayu berlubang dan biji atau cangkang kerang. Pemain berusaha mengumpulkan biji sebanyak-banyaknya di lumbung, dan permainan ini telah lama menjadi bagian masa kecil anak-anak Indonesia.
Nama dan aturannya berbeda di beberapa daerah.
04Strategi untuk pemula
Hitung jumlah biji sebelum mengambil agar tahu di lubang mana biji terakhir akan jatuh. Usahakan biji terakhir jatuh di lumbung sendiri atau di lubang yang memberi keuntungan sesuai aturan.
Bermain bersama anak melatih berhitung, kesabaran, dan sportivitas.
🧩 Teka-teki singkatSeekor siput di dasar sumur 10 meter naik 3 meter tiap siang dan turun 2 meter tiap malam. Pada hari ke berapa ia keluar?
Jawaban: Hari ke-8. Setelah 7 hari ia berada di 7 meter, lalu siang hari ke-8 naik 3 meter dan mencapai bibir sumur.