🎲 Permainan Papan

Permainan Papan Tradisional Nusantara: Congklak, Macanan, dan Dam-daman

Jauh sebelum board game modern populer, masyarakat Nusantara telah memiliki permainan papan sendiri. Papannya sering digambar di tanah atau lantai, dan bidaknya memakai batu atau biji. Permainan ini menyimpan kecerdikan dan kearifan lokal.

01Congklak

Congklak atau dakon dimainkan dengan papan berlubang dan biji-bijian. Pemain mengambil biji dari satu lubang dan menyebarkannya, berusaha mengumpulkan sebanyak mungkin di lumbung.

Permainan ini melatih berhitung dan perencanaan.

02Macanan

Macanan adalah permainan strategi dari Jawa di mana satu pemain memegang bidak macan dan pemain lain memegang banyak bidak yang berusaha mengepung macan. Macan berusaha 'memakan' bidak lawan dengan melompatinya.

Permainan ini termasuk dalam keluarga permainan perburuan yang juga dikenal di berbagai negara.

03Dam-daman

Dam-daman mirip permainan dam atau catur dam, di mana bidak bergerak dan memakan bidak lawan dengan melompatinya. Papannya sering digambar sederhana di tanah atau lantai.

Variasi aturannya berbeda antardaerah.

04Mengenalkan kembali

Gambar papan di kertas besar, gunakan batu atau kancing sebagai bidak, dan ajak anak bermain. Ceritakan asal-usul permainan agar anak mengenal budaya daerah.

Sekolah dan komunitas dapat mengadakan festival permainan tradisional untuk menjaga warisan ini tetap hidup.

🧩 Teka-teki singkatBerapa kotak gelap pada papan 5 × 5 berpola catur jika sudutnya gelap?

Jawaban: 13 — itulah asal nama Thirteen Squares. Kotak terang berjumlah 12.

Mitra media: artikel ini merupakan kolaborasi konten bersama sorotannusantara.id. Mainkan teka-teki Lights Out di beranda Thirteen Squares.
#permainan papan tradisional#congklak#macanan#dam-daman#budaya Nusantara
D
Dewi Anggraini

Kontributor Thirteen Squares yang menulis tentang teka-teki, permainan papan, dan matematika yang menyenangkan.